Dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang penyakit Rematik.
Sekarang kita akan mencoba mengulas Penyakit Asam Urat. Kedua penyakit
ini hampir sama atau istilahnya mempunyai kemiripan pada rasa nyeri yang
diderita. Lantas apa perbedaan diantara keduanya?
Perbedaan Asam
Urat dan Rematik
Perbedaan diantara keduanya berasal dari pemicu penyakitnya. Penyakit
rematik lebih dominan disebabkan oleh kerapuhan tulang. Sedangkan Asam
Urat ditimbulkan dari meningkatnya kandungan asam urat atau urate acid yang kadarnya melebihi ambang
normal pada darah. Asam urat terbentuk dari bahan dasar protein inti sel atau
dalam bahasa ilmiah terbentuk dari senyawa purin. Urate Acid ini menimbulkan
beragam reaksi mulai dari radang sendi sampai gagal ginjal. Untuk lebih
memastikan penyakit apa yang diderita lebih baik melakukan uji klinis dengan
tes darah pada laboratorium.
Kadar asam urat dalam tubuh manusia berbeda antara pria dan wanita dimana kadar asam urat wanita lebih tinggi dari pria karena hormon estrogen dalam tubuh wanita ikut membuang asam urat yang berlebih melalui air seni. Kandungan kadar asam urat pada pria normal adalah 2.1 – 8.5mg/dl, dan pada perempuan 2,0 - 6,6 mg/dl.
Penyakit asam urat pada
wanita biasanya timbul pada saat
wanita mencapai atau memasuki fase menopause,
pada saat menopause tersebut hormon estrogen tidak diproduksi lagi oleh tubuh.
Tapi tidak jarang juga asam urat diderita oleh wanita muda, hal ini ditimbulkan
oleh tidak seimbangnya hormon reproduksi.
Pantangan bagi Penderita
Asam Urat
Bila anda penderita asam urat alangkah baiknya mengurangi atau tidak mengkonsumsi beberapa makanan dibawah ini, seperti :
Bila anda penderita asam urat alangkah baiknya mengurangi atau tidak mengkonsumsi beberapa makanan dibawah ini, seperti :
·
Abon
dan dendeng.
·
kornet
sapi, ikan sarden, daging sapi dan daging babi (makanan kaleng)
·
Jeroan:
otak, paru-paru, hati, limpa, usus, ginjal dan babat.
·
Seafood
·
Jenis ikan kali seperti ikan lele, belut, udang, kepiting
dan keong.
·
Daging
kambing, daging anjing, daging sapi, daging kerbau dan daging kuda.
·
Bebek,
angsa dan kalkun.
·
Burung
dan kelelawar.
·
Kacang-kacangan (termasuk hasil olahan seperti tempe, tahu,
tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge dan
emping/melinjo.
·
Sayuran:
kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong/ubi, daun
pepaya, kangkung dan cabe/lombok.
·
Es
krim dan kaldu atau kuah daging yang kental.
·
Buah-buahan
tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
·
Makanan
kaya protein, lemak dan darah.
Makanan yang boleh dikonsumsi meliputi:
·
Buah
yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberi.
·
Perbanyak
konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong/ubi dan roti.
Tips untuk
menyembuhkan peyakit asam
urat, diantaranya :
·
Menghindari
makanan yang dapat meningkatkan asam urat
·
Hindari
minuman dan makanan beralkohol.
·
Pada
orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit, maka
untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
·
Banyak
minum air putih minimal 8 - 10 gelas per hari.
·
Konsumsi
buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing
wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.

No comments:
Post a Comment