Wednesday, October 28, 2015

Perbedaan Asam Urat Dan Rematik

Dalam artikel sebelumnya kita sudah membahas tentang penyakit Rematik. Sekarang kita akan mencoba mengulas Penyakit Asam Urat. Kedua penyakit ini hampir sama atau istilahnya mempunyai kemiripan pada rasa nyeri yang diderita. Lantas apa perbedaan diantara keduanya?

Perbedaan Asam Urat dan Rematik

Perbedaan diantara keduanya berasal dari pemicu penyakitnya. Penyakit rematik lebih dominan disebabkan oleh kerapuhan tulang. Sedangkan Asam Urat ditimbulkan dari meningkatnya kandungan asam urat atau urate acid yang kadarnya melebihi ambang normal pada darah. Asam urat terbentuk dari bahan dasar protein inti sel atau dalam bahasa ilmiah terbentuk dari senyawa purin. Urate Acid ini menimbulkan beragam reaksi mulai dari radang sendi sampai gagal ginjal. Untuk lebih memastikan penyakit apa yang diderita lebih baik melakukan uji klinis dengan tes darah pada laboratorium.

Kadar asam urat dalam tubuh manusia berbeda antara pria dan wanita dimana kadar asam urat wanita lebih tinggi dari pria karena hormon estrogen dalam tubuh wanita ikut membuang asam urat yang berlebih melalui air seni. Kandungan kadar asam urat pada pria normal adalah 2.1 – 8.5mg/dl, dan pada perempuan 2,0 - 6,6 mg/dl.

Penyakit asam urat pada wanita biasanya timbul pada saat wanita mencapai atau memasuki fase menopause, pada saat menopause tersebut hormon estrogen tidak diproduksi lagi oleh tubuh. Tapi tidak jarang juga asam urat diderita oleh wanita muda, hal ini ditimbulkan oleh tidak seimbangnya hormon reproduksi.

Pantangan bagi Penderita Asam Urat
Bila anda penderita asam urat alangkah baiknya mengurangi atau tidak mengkonsumsi beberapa makanan dibawah ini, seperti :

·      Abon dan dendeng.
·      kornet sapi, ikan sarden, daging sapi dan daging babi (makanan kaleng)
·      Jeroan: otak, paru-paru, hati, limpa, usus, ginjal dan babat.
·      Seafood
·      Jenis ikan kali seperti ikan lele, belut, udang, kepiting dan keong.
·      Daging kambing, daging anjing, daging sapi, daging kerbau dan daging kuda.
·      Bebek, angsa dan kalkun.
·      Burung dan kelelawar.
·      Kacang-kacangan  (termasuk hasil olahan seperti tempe, tahu, tauco, oncom, susu kedelai), kacang tanah, kacang hijau, tauge dan emping/melinjo.
·      Sayuran: kembang kol, bayam, asparagus, buncis, jamur kuping, daun singkong/ubi, daun pepaya, kangkung dan cabe/lombok.
·      Es krim dan kaldu atau kuah daging yang kental.
·      Buah-buahan tertentu seperti durian, nanas dan air kelapa.
·      Makanan kaya protein, lemak dan darah.
Makanan yang boleh dikonsumsi meliputi:
·      Makanan yang banyak mengandung potasium tinggi seperti tomat, kentang, yogurt dan pisang.
·      Buah yang banyak mengandung vitamin C, seperti jeruk, pepaya dan strawberi.
·      Perbanyak konsumsi karbohidrat kompleks seperti nasi, singkong/ubi dan roti.

Tips untuk menyembuhkan peyakit asam urat, diantaranya :
·      Menghindari makanan yang dapat meningkatkan asam urat
·      Hindari minuman dan makanan beralkohol.
·      Pada orang gemuk, asam urat biasanya naik sedangkan pengeluarannya sedikit, maka untuk keamanan, orang biasanya dianjurkan menurunkan berat badan.
·      Banyak minum air putih minimal 8 - 10 gelas per hari.
·      Konsumsi buah dan sayuran untuk mengobati penyakit asam urat: buah naga, belimbing wuluh, jahe, labu kuning, sawi hijau, sawi putih, serai dan tomat.


No comments:

Post a Comment